EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish

Sifat Flammable pada Hidrokarbon Refrigeran sering disalah artikan masyarakat bahwa bisa langsung terbakar dalam segala kondisi jika keluar dari Sistim Refrigerasi.

Flammable merupakan sifat yang melekat pada semua substansi yang berbasis hidrokarbon seperti Bensin, Premium, Solar, Minyak Tanah, Thinner, Oli, Elpiji.

Dan kita sudah familiar dan menggunakan Substansi Hidrokarbon selama bertahun-tahun tanpa takut terjadi flame. Kita naik mobil, dibawah kita ada substansi HC (bensin) sebanyak 50 liter, disebelah tanki bensin ada busi yg jelas2 mengeluarkan api, apakah kita takut naik mobil/motor, kemudian kemana-mana jalan kaki atau naik sepeda, tidak kan ?

Di dapur pada saat memasak, disebelah kompor yang menyala ada gas elpiji atau menggunakan minyak tanah , apakah kita takut dan beralih memasak menggunakan kayu bakar, tidak kan ?

Bagi para perokok pasti tersimpan korekgas yang mana isi didalamnya gas Buthanol yang termasuk bahan hidrokarbon, dengan nyaman perokok sengaja menyulut (mematikan) gas buthanol (hidrokarbon) yang ada dalam korek gas ketika setiap akan merokok.

Pada kenyatannya sampai saat ini tidak ada sosialisasi atau training khusus kepada masyarakat dalam rangka pengaman (safety) terhadap pemakaian alat-alat atau barang-barang tersebut, masyarakat sama sekali tidak ada kekhawatiran atau ketakutan yang  berlebihan.

Pada prinsipnya kalau kita perhatikan lebih dalam, aplikasi atau pemakaian bahan hidrokarbon dirumah tanggaseperti kompor gas, korek gas, pemanas air dan lain-lain, akan sangat berbahaya bila dibandingkan aplikasi hidrokarbon untuk refrigeran AC.

ada beberapa alasan yang berkenaan dengan hal tersebut diatas :

  1. Aplikasi hidrokarbon untuk refrigeran sifatnya tertutup. hidrokarbon pada sistem refrigrasi sangat dijaga dari masalah kebocoran, apabila terjadi ke bocoran akan mengakibatkan AC menjadi kurang dingin dan akan mempengaruhi sistem kinerja AC itu sendiri. Sebaliknya Aplikasi hidrokarbon pada peralatan rumah tangga lainnya bersifat terbuka  artinya bahan hidrokarbon tersebut dilepas keluar dengan sengaja untuk dibakar. karena untuk kebutuhan sumber api.
  2. Hidrokarbon refrigeran akan terbakar apabila mengandung 3 unsur, yaitu : Hidrokarbon( HC), Oksigen (O2) dan Sumber Api, dan pada system refrigerasi unsur oksigen (O2) sangat di hindari apabila Oksigen (O2) ada didalam sistem akan merusak mesin refrigrasi tersebut. Sebaliknya pada peralatan rumah tangga oksigen (O2) sengaja dicampurkan dengan Hidrokarbon agar menghasilkan Pembakaran. (lihat gambar 2)
  3. Ketiga unsur diatas akan bisa terbakar dengan ketentuan apabila memenuhi konsentrasi campuran flammablenya dan besar ruang sebagai medianya ( lihat gambar 1)

Bensin apabila ada kebocoran dari pipa atau tanki akan keluar berbentuk cair, karena dalam tekanan rendah bensin bentuknya cair, sehingga sangat berbahaya jika ada api, sedangkan hidrokarbon refrigeran dalam tekanan rendah akan berbentuk gas, dan jika terjadi kebocoran akan langsung terurai dengan oksigen menjadi H2O (uap air) dan CO2. Hidrokarbon Refrigeran adalah merupakan substansi hidrokarbon yang paling aman dibanding dengan substansi hidrokarbon lainnya.

pict2

(Gambar 1)

Flash Point Self Ignition (titik temperatur menyala sendiri):

Itulah sebabnya Freon sangat sulit terbakar, tetapi jangan lupa didalam sistem pendingin terdapat oli yang sebagian bercampur dengan bahan pendinginnya, dimana self ignition dari oli  adalah 200o C

Ada Persyaratan ketat untuk dapat terjadinya flame pada Hidrokarbon Refrigeran.

SYARAT TERJADINYA FLAME

1. Adanya SEGITIGA API :

2. Ketiga unsur Segitiga Api muncul pada saat bersamaan.

3. Jumlah Hidrokarbon Refrigeran yang keluar memenuhi syarat jumlah Ambang Batas Minimum (Lower Limit) 2% atau 40gr per 1m3 ruangan; dan Ambang Batas Maksimum (Upper Limit) 10% atau 200gr per 1m3 ruangan.

4. Ruangan kedap udara (tidak ada infiltrasi udara keluar atau masuk dan tidak ada aliran udara atau angin, hembusan Blower/Fan atau Exhaust Fan.

APAKAH SYARAT TERJADINYA FLAME DAPAT TERPENUHI

1. Unsur Segitiga Api sulit/jarang muncul bersamaan

2. Keluarnya Hidrokarbon Refrigeran dari sistimRefrigerasi sedikit demi sedikit konsentrasi tidak terjadi karena hembusan Fan/Blower sehingga Lower Limit tidak terpenuhi

3. Apabila terjadi kebocoran hebat/sekaligus dan pada saat bersamaan muncul api tidak mungkin terjadi flame, karena jumlah Hidrokarbon Refrigeran yang dimasukkan ke Sistim AC jauh di bawah Lower Limit

4. Ruangan tidak mungkin kedap udara, pasti ada pintu, jendela atau ventilasi

5. Pada Unit Indoor/Evaporator di ruangan terdapat Blower/Fan yang menghembuskan udara/angin sehingga  tidak terjadi konsentrasi Hidrokarbon Refrigeran

CONTOH DALAM KENYATAAN

FAKTA

  • Ukuran Ruangan Kamar : Panjang 6m, Lebar 5m, Tinggi 3m
  • Terpasang mesin AC kap. 2 PK
  • Letak Indoor/Evaporator AC : 2,75 m dari lantai
  • Terjadi kebocoran pada Indoor sekaligus (suatu hal yang kecil kemungkinan terjadi)
  • Di ruangan ada orang sedang merokok/menyalakan korek api

PERTANYAAN

  • Apakah bisa terjadi flame/kebakaran ?

JAWABAN

  • Tidak

Penjelasan :

  • R 6m X 5m X 3m = 90 m3
  • Ambang Batas Minimum : 90 m3 X 40 gr = 3.600 gr
  • Jumlah Hidrokarbon Refrigeran pada mesin AC 2 PK adalah kl 600 gr
  • Tidak akan terjadi flame, karena jumlah refrigeran HC tidak cukup, dan pada saat terjadi kebocoran, Hydrocarbon akan terurai dengan oksigen menjadi H2O (uap air) dan CO2.

PERTANYAAN

FLAME PADA KOMPRESOR AC JIKA TERJADI SHORT

  • APAKAH BISA TERJADI ?

JAWABAN

  • Tidak

Penjelasan :

  • Dalam Kompresor sama sekali tidak ada Oxygen (O2) sebagai salah satu Segitiga Api karena sebelum diisi Hidrokarbon Refrigeran telah di vacuum terlebih dahulu (hingga tekanan mencapai -30 Psi)

KESIMPULAN

Walaupun memiliki Sifat Flammable Hidrokarbon Refrigeran sangat sulit/tidak mungkin terjadi flame, karena persyaratan untuk terjadinya flame sangat ketat

Di Eropa penggunaan Hidrokarbon Refrigeran untuk mesin pendingin sudah memasyarakat dan sudah dipakai selama bertahun-tahun. Amerika belum menggunakan Hidrokarbon karena alasan politik dan ekonomi, Amerika adalah penghasil Sintetic Refrigeran (Freon) terbesar didunia, apabila Freon dilarang di AS, maka pabrik2 Freon akan kolaps dan secara tidak langsung akan mempengaruhi perekonomian AS secara nasional.

Related posts:

Persepsi yang Salah tentang Flammable pada Hidrokarbon Refrigeran
Reviewed byiznuhdj on